di antara segala rasa, nyatanya masih banyak yang di luarnya…
sungguh tidak pernah tersadar…
Tuhan, begitu banyak kemudahan kudapat…sangat banyak…
dan rasanya tak heran jika ada yang tak merelakannya…
tapi mungkin hanya Engkau yang tau,
bahwa hati ini, dengan membawa segala perih, luka, sakit dan lemahnya jiwaku, terus berlari…
kuraih mimpiku, dengan berdiri di atas kedua kakiku…bukan karena belas kasihan…
dan sekarang,,,
andaikan aku masih punya mimpi…
mungkin hrapan yang tersisa saat ini hanya satu:
suatu saat nanti pasti akan ada tempat di mana aku diterima apa adanya
dan sangat kusadari,,,tak mudah mendapatkan tempat itu…
aaaah,,,sungguh aku tidak ingin meratapi…
knapa aku ditakdirkan punya cacat,,,dan banyak hal tak bisa kulakukan
menghadapi hari2 dengan rasa sakit,,,dan sering aku tak bisa mengungkapkannya
melewati kuliah dengan berat,,,dan sungguh aku ingin menyerah
menatap masa depan dengan penuh keraguan…dan mampukah aku bertahan dengan kondisiku….>..<
andaikan aku boleh berharap…
jika aku menyulitkan,,,jangan katakan apapun yang buruk…>.<
dalam segala amarah sekalipun…
karna suatu saat nanti pasti perkataan itu akan dilupa..
tapi tidak dengan luka yang membekas di hatiku…
karna sesungguhnya, bukan hanya bekasnya yang tersisa…
tapi menambah tumpukan putus asa dalam memori mimpiku…
aku tidak ingin demikian, tapi aku pun tak mampu mengontrolnya…
Tuhan,,,,
kumohon…
hingga detik ini aku masih percaya…
anugerah ini begitu indah, dan aku kuat!
hidup ini begitu menakjubkan, dan aku kuat!
nikmat ini begitu luar biasa, dan aku kuat!
aku kuat…
jadi tolong,,,jangan biarkan orang2 itu datang merusaknya…
menghancurkan percaya diriku,,,
menjatuhkan mentalku,,,
membuang semangatku…
dan…sekarang…sangat kusadari…
ternyata aku adalah hamba-Nya yang sangat bodoh…
kenapa cobaan begitu banyak dihadirkan di hidupku,,,
karna aku masih belum bisa menemukan ilmu ikhlas
bimbing aku menemukannya Tuhan…








Seseorang :-) berkata,
Desember 16, 2010 pada 10:55 pm
Andai kamu tahu betapa berharganya dirimu bagiku…
Andai kamu tahu betapa putihnya hatimu…
Andai kamu tahu betapa cantiknya dirimu…
Andai kamu tahu betapa banyak orang yang mencitaimu
Jikalau ceritamu hadir dalam Chicken Soup for The Soul
mungkin kau akan menghangatkan dunia
Menyemangati hati-hati yang sedang rapuh
Saat salju turun di blogmu, terasa dingin hatiku…
Terasa rasa sayangku yang bukan siapa-siapa ini…
Aku hanya bisa melihatmu dari jauh sambil terucap doa agar terjaga dirimu dari apapun yang tidak kau suka…
Tuhan selalu mendengar ucapanmu, harapanmu, dan tulisan-tulisanmu
salam sayang selalu @Paramita Nilamsari
Mentari Pagi berkata,
Juli 15, 2011 pada 1:19 pm
Lagi mau ngabisin siang di internet, numpang nyuri baca… thanks
@Mentari Pagi: makasiy juga uda mampir dan ninggalin komen…:-)
Dinda berkata,
Agustus 30, 2011 pada 8:51 pm
Jujur. Saya terharuu :’(
gogo berkata,
Januari 7, 2012 pada 8:21 pm
bagi Tuhan tak ada yang mustahil..