Kesempatan yang Ketiga

tertulis dengan sisa-sisa kekuatanku…

hampir 10 tahun yang lalu,,,
aku terpuruk saat menghadapi kenyataan, aku “BERBEDA”…

5 tahun yang lalu,,,
aku terpuruk saat menghadapi meja operasi,,,
menghadapi ruang ICU,,,
menghadapi kenyataan harus meninggalkan kuliah sejenak,,,
menghadapi kenyataan harus menahan sakit yang luar biasa,,,
menghadapi kenyataan harus kembali ke meja operasi sampai tiga kali…
seperti mendapat kesempatan kedua saat Allah masih mengijinkan aku bernafas kembali…

dan slama 5tahun ini,,,bukan hal yangh mudah untuk bertahan
bertahan di antara kehidupan orang-orang normal, bertahan di antara rasa sakit yang tiada henti…
tapi aku ingin berdiri…

lalu 5 tahun sesudahnya…
aku kembali terpuruk…saat aku merasa ada dalam titik terlelah..
maaf…
ketika semua orang bilang, “ini bukan mita”…
ya….mungkin sekarang kalian tau, aku rapuh…tidak setegar yang kalian duga…
tapi menghadapi sakit yang akhir-akhir ini semakin berkuasa, mungkin jiwaku lelah serasa ingin menyerah…

tapi kemarin…
Tuhan, sesungguhnya aku malu memintanya…
jika dulu Engkau pernah memberiku kesempatan kedua untukku bertahan,
aku sangat berharap ada kesempatan yang ketiga kali ini…..
mudahkanlah jalanku,,,dan kuatkanlah aku menghadapi segala cobaan dan nikmat-Mu…

untuk semua temanku,,,maaf bila aku sempat menjauh….
terutama untuk temenMSI ,,,ternyata kadang kita memang butuh “mengeluh” untuk melegakan hati, dan sepertinya sekarang aku yang butuh support dari kalian…
bu Retno, pak Azis, mas bagus, abonk, mba dian,,,terima kasih telah membangunkan ku dari mimpi buruk…maaf jika saya terlalu lemah…hanya berharap masih akn ada hari esok untuk kembali berjuang…
mama, papa, mas yogi, mba anti, mas bagus,,,aku berharap banyak dari cinta kalian…
untuk semua dokter yang merawatku…
(dr Luthfi, SP.OT, dr Iman, Sp.OT, dr Laksmi, Sp.S, dan dr Hilma, Sp.KJ) aku berharap banyak atas bantuan kalian….>.<
dan untuk semuanya,,,,bantu aku agar mendapatkan "kesempatan ketiga" dari-Nya..
karna aku masih percaya, Allah punya rencana indah buatku….

*Hanya sekedar Renungan*

di antara segala rasa, nyatanya masih banyak yang di luarnya…
sungguh tidak pernah tersadar…

Tuhan, begitu banyak kemudahan kudapat…sangat banyak…
dan rasanya tak heran jika ada yang tak merelakannya…
tapi mungkin hanya Engkau yang tau,
bahwa hati ini, dengan membawa segala perih, luka, sakit dan lemahnya jiwaku, terus berlari…
kuraih mimpiku, dengan berdiri di atas kedua kakiku…bukan karena belas kasihan… :(

dan sekarang,,,
andaikan aku masih punya mimpi…
mungkin hrapan yang tersisa saat ini hanya satu:
suatu saat nanti pasti akan ada tempat di mana aku diterima apa adanya
dan sangat kusadari,,,tak mudah mendapatkan tempat itu…

aaaah,,,sungguh aku tidak ingin meratapi…
knapa aku ditakdirkan punya cacat,,,dan banyak hal tak bisa kulakukan
menghadapi hari2 dengan rasa sakit,,,dan sering aku tak bisa mengungkapkannya
melewati kuliah dengan berat,,,dan sungguh aku ingin menyerah
menatap masa depan dengan penuh keraguan…dan mampukah aku bertahan dengan kondisiku….>..<

andaikan aku boleh berharap…
jika aku menyulitkan,,,jangan katakan apapun yang buruk…>.<
dalam segala amarah sekalipun…
karna suatu saat nanti pasti perkataan itu akan dilupa..
tapi tidak dengan luka yang membekas di hatiku…
karna sesungguhnya, bukan hanya bekasnya yang tersisa…
tapi menambah tumpukan putus asa dalam memori mimpiku…
aku tidak ingin demikian, tapi aku pun tak mampu mengontrolnya…

Tuhan,,,,
kumohon…
hingga detik ini aku masih percaya…
anugerah ini begitu indah, dan aku kuat!
hidup ini begitu menakjubkan, dan aku kuat!
nikmat ini begitu luar biasa, dan aku kuat!
aku kuat…
jadi tolong,,,jangan biarkan orang2 itu datang merusaknya…
menghancurkan percaya diriku,,,
menjatuhkan mentalku,,,
membuang semangatku…

dan…sekarang…sangat kusadari…
ternyata aku adalah hamba-Nya yang sangat bodoh…
kenapa cobaan begitu banyak dihadirkan di hidupku,,,
karna aku masih belum bisa menemukan ilmu ikhlas

bimbing aku menemukannya Tuhan…

Dan Akupun Menyadarinya…

Seandainya kemarin aku sakit, sungguh di luar dugaanku…
dan jika sakitku menimbulkan masalah bagi orang lain, itupun jauh di luar dugaanku…

Ya Allah,,,hingga detik ini aku masih percaya, semua yang kuterima, semua yang aku alami, termasuk sakitku, adalah anugerah yang luar biasa dari-Mu…
anugerah? yah, aku berharap nggak akan menjadikan sakitku sebagai suatu hambatan, tapi sesuatu yang luar biasa, yang membuatku bisa lebih dekat dengan-Nya
Jadi,kalaupun kemarin2 aku sering jatuh,,,lalu kemarin aku sakit, sampe nggak bisa bangun, buat gerak susah, itu jauh di luar kuasaku…

kalo boleh memilih, aku memilih sehat. sama seperti kalian.
kalo boleh memilih, aku memilih tertawa selalu. sama seperti kalian
kalo boleh memilih, aku memilih membiarkannya pergi…..

aaarggghhhh,,,knapa sekarang aku harus nangis lagi, di saat aku harusnya bersyukur, aku udah bisa bangun, bisa duduk (meskipun masih harus nahan sakit), bisa mulai kuliah lagi dan bisa mulai tertawa lagi…

Tuhan,
orang2 normal itu, selamanya mungkin nggak akan pernah tau seperti apa rasa sakitku kemarin, karna mereka memang nggak mengalaminya…dan aku tidak ingin menyalahkannya…
karna sama seperti mereka, akupun sulit untuk memahami orang2 normal itu, yang tidak pernah mau sedikit saja menjaga perasaan orang2 berbeda yang mungkin ada di sekelilingnya…

tapi hari ini aku menyadarinya…
membaca situasi, membaca postingan seseorang di wall temanku, membaca status temanku yang lain…
sungguh aku nggak nyangka akan jadi seperti ini. dan aku memilih mundur…
kecewa, sakit, sedih, sempet putus asa,,,,semuanya nyampur…
dan hari ini aku menyadarinya…
sakitku adalah hidupku…selamanya bersama si S, akan aku hadapi…
kujanjikan tidak ada masa2 seperti kemarin lagi, karna segalanya akan berubah…
akan kutulis sebanyak mungkin kata, akan kupelajari sebanyak mungkin buku, akan kulakukan sebanyak mungkin aktivitas, dan akan kubuktikan pada kalian semua, aku mampu,,,,jauh di atas mulut2 kalian…

aku memang sakit, dan tidak kupungkiri akan hal itu, tapi biarkan aku menjaga hatiku untuk tidak disakiti oleh siapapun…

Semut2 di Tangan_part 1

Aaarghh,,,knapa akhir2 ini jadi hopeless ya?
Harusnya aku seneng,,,tadi ada pencerahan untuk project si “S”,,,
tapi knapa harus ditambah kondisi yang nggak menyenangkan?
biasanya sekedar semutan, tapi tadi??? kok sempet jadi berasa mati rasa ya??
cuma sesaat, tapi udah sempet bikin pemiliknya panik… :(

apa iya semua iitu bener? apa iya uda nggak normal lagi?
Ya Allah,,,aku bener2 nggak bisa bayangin kalo bagian satu itu nggak bisa diapa2in……..

aku tau, harusnya aku langsung telp daddy dan cerita tentang kondisiku, tapi aku juga tau, beliau pasti langsung bilang, kapan siap tretment???
hfffff,,,,maaf dok,,,ternyata kondisi ini belum membuat saya siap masuk kamar op lagi…. :P
cuma bisa bikin aku ngeri dan menangis…persis kayak waktu pertama kali aku divonis op dulu… :(
*dasar cengeng*
aaah,,,seandainya ada seseorang datang, memegangnya dan memberi kekuatan, trus bisa langsung sembuh…
(ngarep mode on) wkwkwkw

kali ini aku cuma berharap satu hal, saat aku selesai menuliskan semua ini, semoga tanganku masih bisa selalu ikut ambil bagian dalam tulisan2 selanjutnya….amiiiin

Titanku, Hidupku

 
Habis ditanyain masalah skoli,,,jadi nyadar akhir2 ini aku kurang perhatian sama titan…
jadi inget juga,,,ada tulisan about skoli yang blm diposting…:P

banyak yang bilang aku berubah,,,jadi mau terbuka…
aaah,,,sebenernya itu cuma perasaan mereka. dari dulu aku nggak terlalu penutup…
aku masih mita yang dulu, mita yang skoli, mita yang penakut (apalagi sama kamar op), mita yang suka ngeluh…
tapi bedanya, sekarang aku nikmati semuanya….^^
buatku,,,skoliosis adalah anugrah terindah yang belum tentu bisa didapatkan oleh orang lain.
aku tau, aku berbeda, sesuatu yang sulit aku terima…bahkan sampai saat ini…
tapi aku nggak lagi berpikir, bagaimana caranya aku bisa sembuh,,,tapi lebih berpikir apa yang bisa aku perbuat dengan skoliku ini…
(maka lahirlah buku “berdamai dengan skoliosis”…hihihi,,,tetep,,,promosi2…buat yang mau beli, bisa langsung hubungi mita…wkwkwkw)

selalu aku katakan (untuk menguatkan hatiku sendiri), hidup sebagai seorang mita yang skoliosis ini nggak semudah yang orang bayangkan…
setiap saat harus siap dengan sakit, harus siap dengan pandangan sinis…
untungnya aku punya keluarga yang hebat,,,yang nggak pernah malu punya aku yang skoli, yang slalu punya cinta yang tulus untuk aku…
juga bukan hal yang mudah untuk menerima titan,,,sesuatu yang akan jadi bagian hidupku,,,selamanya…
mendapati ada titan di badanku, membuat aku takut akan segalanya…
tapi inilah hidupku,,,dan aku percaya akan ada tempat di mana aku, skoli, dan titanku bisa diterima apa adanya,,,tanpa harus menutup-nutupi…contohnya di MSI ^^,,,tempat yang mengajarkan aku untuk bisa lebih berhati besar pada skoli ku,,,dan berkata: AKU BANGGA dengan SKOLIKU dan skoli bukan halangan untuk berprestasi…^^

termasuk untuk pendamping hidupku kelak…aku tidak ingin menutupinya…
siapapun dia,,,harus bisa menerima aku dan titanku sebagai satu paket…(ngarep boleeeh kaan….xixixixi)
karna titanku,,,adalah hidupku…

Berdamai dengan Skoliosis

Cover Depan1

Dear All…
Buku “Berdamai dengan Skoliosis” ini disusun oleh Septi Hanum dan saya dengan harapan bisa memudahkan skolioser (sebutan untuk penderita skoliosis) dalam mencari informasi mengenai skoliosis dan bagaimana kehidupan penderita skoliosis yang sesungguhnya.
Buku ini berisi 10 kisah inspiratif dari para penderita skoliosis. Harapannya, buku ini bisa memberikan jawaban apa yang harus diperbuat jika diri kita atau orang lain yang ada di sekitar kita divonis menderita skoliosis sehingga mereka bisa memahami apa yang sebenarnya terjadi pada diri skolioser.
Tidak hanya bagi mereka yang bersentuhan langsung dengan kehidupan skolioser, tapi buku ini juga ditujukan untuk masyarakat luas agar lebih mengetahui tentang skoliosis dan mencegah agar dirinya tidak terkena skoliosis karena tanpa disadari, sebenarnya siapapun bisa terkena skoliosis jika tidak menjaga sikat tubuhnya.
Intinya,,,nggak rugi kalau anda membaca buku ini…..

Bagi yang berminat, bisa langsung mengirim email pada salah satu alamat di bawah ini:
Paramita : paramita.ria@gmail.com
Septi Hanum : sehan_psyco@yahoo.com

Harga buku @Rp 35.000,00
Untuk pembelian pada hari ini sampai tanggal 2 Agustus 2008 (saat launching) akan diberikan diskon sebesar Rp 10.000,00. Harga tersebut belum termasuk ongkos kirim.
Pembayaran dilakukan melalui rekening yang akan diberikan jika anda sudah mengirimkan ke salah satu email di atas.

So, jangan lupa beli yaaah,,,inget,,,skoliosis ada di sekitar kamu dan kamu pun bisa terkena skoliosis jika tak menjaga sikap tubuhmu….!!!!
Thx…

SELAMANYA…

Habis baca artikel di tempo tentang skoliosis,,,
Lupa edisi ke berapa (liat di facebook nya MSI…)

Jujur aja, ada satu hal yang terus aku inget dari tulisan itu.
Di situ dr Luthfi bilang : once scoliosis, forever scoliosis.
(kalaupun dilakukan operasi itu tidak bisa membuat normal, hanya mencegah lebih parah)

Duh,,,ngena banget rasanya…. :(
Semakin aku disadarkan,,,selamanya aku akan bersama si skoli ini…

Jadi inget,,,pertama kali divonis oprasi,,,sampe segitu depresinya… jangankan semangat, bermimpi pun aku nggak brani. Yang ada di pikiranku,,, hidupku akan berakhir di meja oprasi…
Hfff,,,,kalo diitung2 udah empat kali tubuhku menyentuh meja itu…rasanya cukup sudah…nggak lagi2 deh…! semoga dalam hidupku setelah ini, si skoli nggak bikin masalah yang mbuat aku mesti ke meja itu lagi…

Yah,,meskipun SELAMANYA,,,seenggaknya sekarang aku mulai berani bermimpi lagi.
Dan karna dia ada selamanya dalam hidupku, aku harus bisa berpikir “apa yang bisa aku perbuat bersama dia”, bukan “kenapa harus ada dia”…

Ngomong ciy gampang,,,ga tau deh kenyataanya…kayaknya susah… :-P

My Project >>> New Spirit…!!!

Dua taun yang lalu, kesempatan itu datang: “buat buku”. Dua taun yang lalu itu pula aku sia-sia in kesempatan itu. Dan sekarang…
Akhirnya ada semangat baru… dan selangkah lagi (insya Allah) impian ini bisa terwujud…

Berawal dari aku baca blognya septihanum yang nyritain tentang skripsinya. N mulai deh, kirim comment di blog, kirim email, chatting, sampe sms-an n telp. Dari situ kita mulai buat konsep n cari responden dengan semangat 45!!!

Konsepnya bisa dibaca di sini.
Intinya, aku pengen berbagi kisah sukses dari para skolioser, ga cuma sukses di kerjaan, kul or skul, tapi yang terpenting bisa sukses melewati cobaan hidup sebagai penderita skoliosis…

Ternyata ga semudah yang dibayangkan…
Tadinya aku pikir, ini konsep bagus. Seenggaknya ini akan sangat berguna buat skolioser (cz bacaan seperti ini yang aku idam2kan waktu aku oprasi dulu…).
Emang ciy, banyak yang ngrespon positif, tapi masalahnya,,, cari responden yang mau diangkat ceritanya susahnya setengah mati!!!
Awalnya, waktu aku ceritain konsep ini ke beberapa skolioser yang udah aku hubungin, mereka respect banget. Pokoknya ngedukung banget deh… tapi begitu diminta ceritany,,,langsung deh mereka lenyap bagai ditelan bumi. Sms ga dibales, telp ga diangkat (kadang malah hp ga diaktifin), ditemuin susahnya minta ampun… Kalopun suatu saat terlanjur ketemu, pasti mereka slalu ngalihin pembicaraan…

Intinya, mereka pengen buku ini ada, tapi mereka ga siap kalo orang lain harus tau bahwa mereka adalah skolioser…(yah ,,, terus gimana buku mau jadi kalo kalian ga mau….). Padahal cerita mereka inspiratif banget… tapi kami tetep ga pengen maksa karna harus diakui, ini masalah yang cukup sensitif…
Padahal aku n mb septi udah sepakat, identitas boleh kok kalo mau dirahasiain. Kita paham banget, ga mudah hidup sebagai skolioser. Tapi pandangan inilah yang ingin diubah. Skoliosis BUKAN aib! Jadi ya ga perlu malu…nyatanya kesuksesan bisa diraih walaupun si tulang belakang itu ga mau tumbuh dengan lurus…
Sempat hopeless gara2 masalah ini. Aku sampe telp mb septi, ga peduli aku nya waktu itu masih di kampus n dia nya masih kerja (hehe…sory mb…).
Uhh, dan ternyata masalah yang dihadapi dia juga gak jauh dari yang aku alami…

Tapi niat awal pembuatan buku ini kan baik (ga jelek2 amat lah…),,, jadi alhamdulillah sekarang sedikit demi sedikit jalan mulai terbuka.
masih ada uchie yang siap berbagi, masih ada RR dan TR yang udah menyatakan kesediaannya. Dan masih ada satu orang lagi yang sekarang masih dalam masa “pendekatan”.
Jadi,,,buat skolioser lain,,,ayo donkz jangan mau kalah!!! Secuil cerita dari kalian akan sangat berguna buat skolioser yang lain!!!

Dan aku bersyukur banget, kemaren waktu menghubungi dr Salim(orthopaedist dari jakarta yang sangat concern terhadap skoliosis) beliau besedia bantu dan meluangkan waktunya kalo aku ke jkt nanti (semoga bisa ada waktu selain malem… :D ).
Waktu bilang tante trie(pengurus MSI – Masyarakat Skoliosis Indonesia), beliau juga bersedia membantu (semoga kita bisa segera ketemu…)
Dan bahagianya,,,waktu bilang ma dr Iman (orthopaedist konsultan spine di Purwokerto) beliau sangat – sangat – sangat tertarik dan bersedia membantu (insya Allah hari ini aku mau ketemu beliau lagi).
Kemaren kita juga udah posting rencana ini di forum MSI. Harapanku, semoga dengan cara itu banyak skolioser yang memberikan respon dan bersedia membagikan ceritanya.
Dan semoga yang selanjutnya akan berjalan dengan lancar. Seandainya ada sedikit hambatan, semoga kami bisa melaluinya dan nggak bikin kami nyerah lagi…
N buat temen2 skolioser,,,ditunggu kesediannya…

Skoliosis BUKAN aib,,,

Jadi,,,

SKOLIOSIS….???? So what!!!!

Yang Paling Bermasalah Dalam Hidupku

Jujur aja aku ngrasa aneh waktu harus mbahas masalah ini…

Ini gara2 si punggung yang nggak mau diajak kompromi waktu aku lagi ujian…

Waktu konsul ma dr Salim,,, eh malah ditanyain masalah itu…

Sebenernya emang bohong kalo aku bilang nggak ada masalah…

Dan masalah terbesarnya adalah: AKU PENGEN JADI ORANG NORMAL!!!

Kesannya emang nggak bersyukur.
Tapi sungguh bukan karena aku mengingkari takdir Allah.
Aku bahagia dengan apa yang terjadi dalam hidupku.
Bahkan aku bersyukur dikasih skoliosis. Orang bilang skoliosis itu nyebelin, ga da baiknya, tapi nggak buat aku.
Aku mencoba bersahabat dengan penyakitku ini.

Buatku,
Justru karna ada si skoli ini aku jadi semakin dekat dengan Allah.
Justru karna ada si skoli ini aku semakin tau betapa besar cinta keluargaku.
Justru karna ada si skoli ini aku jadi tau mana temen yang bener2 temen.
Dan justru karna ada si skoli aku jadi lebih bersyukur; bahwa hidup ini nggak boleh disia-siain. Aku harus mbuat hidupku bermakna, selama aku masih bisa berdiri di atas kedua kakiku ini.

Tapi namanya juga manusia, nggak pernah ngrasa cukup,,,
ngliat temen2 yang bisa macem2, kadang ada perasaan “ingin”…

dan kalo emang dr Salim bener, bahwa sakitku sekarang karna psikosomatis, mungkin aku harus nyoba mbaca apa sich yang sebenernya lagi aku pikirin…

Masalah temen?
Kayaknya nggak ada yang terlalu bermasalah… Buatku, namanya juga manusia normal, kadang ada suka dan kadang ada sebel. Tapi aku nggak terlalu urusan sama orang lain. Ga tau kenapa, entah akunya yang terlalu cuek, atau aku yang udah mati rasa. Mungkin bisa dibilang, egoku yang gede banget. Tapi peduli amat, waktu aku sakit mereka juga biasa aja, yang ngrasain juga tetep aku sendiri. Iya,kan?
Aku kuliah di lingkungan yang ‘komunitas pria’ nya lebih banyak, dan mereka cuek, ada apa-apa nggak usah terlalu dipikir. Dan aku kebawa kayak mereka…
Kalopun ada yang bikin ‘ngganjel’, ya pling aku tuangin dalam bentuk tulisan. Habis itu ilang deh, malah kadang aku lupa..he2. kecuali kalo tulisan itu ditrima dan aku dapet honor…

Jadi ya kalo dibilang masalah temen, kayaknya nggak deh!

Nggak ada masalah yang besar, tapi aku punya keinginan yang besar…

Aku tau, aku skoliosis, aku beda ma temen2ku. Tapi aku punya keinginan yang sama seperti anak2 lain.

”Aku pengen mbuat orang tuaku bahagia”

Untuk itu, satu hal yang harus aku penuhi dulu: AKU HARUS CEPET LULUS.

Aku memang masih 20 tahun, tapi aku dah nggak pengen main2 seperti tmn2 yang lain. Buatku, masa hura2 kayak gitu udah lewat. Udah cukup waktu smp n sma dulu.
1. aku pengen serius belajar
2. aku harus bisa terus kuliah
3. aku harus bisa dapet IP > 3 di setiap semester
4. aku harus bisa dapet nilai minimal B di setiap mata kuliah
5. aku harus bisa lulus tepat waktu, bahkan kalo bisa lebih cepet.

Selama 2 semester ini, Alhamdulillah lancar2 aja. Aku bisa serius belajar, kalo pun ada gangguan, paling cuma rasa sakit di punggungku waktu aku kebanyakan duduk. Dan aku nggak ngrasa terbebani. Aku berhasil mbuat kuliah dan belajar ku bukan sesuatu yang menyedihkan tapi suatu kebutuhan. Dan aku bisa ngalahin musuh terbesar: MALES. Aku nganggep, jalan sat-satunya buat menuhin keingianan aku tadi ya cuma belajar n berdoa.
Keinginan ke-3 & 4 pun sejauh ini masih terpenuhi(ga tau deh semester ini gimana…). dan kalo semua berjalan sesuai rencana, keinginan ke-5 juga nggak mustahil kan?

Tapi akan jadi lain ceritanya kalo sakitku yang skarang ini ga sembuh2…Ujian Matematika Diskrit yang kemaren nggak sesuai target. Trus gimana dengan ujian2 besok? Rangkaian Listrik, Medan Elektromagnet, Elektronika, Matematika Teknik???belum lagi praktikumnya. Udah gitu buat laporannya yang bagaikan buat novel 100 halaman tapi ditulis tangan?

Apa aku mampu bertahan?

Jadi kalo ditanya: apa yang paling bermasalah dalam hidup seorang Mita?
Jawabannya : Sakitku!

Karna kalo aku dah sakit, aku nggak bisa berbuat banyak…

Dan mungkin obatnya cuma 1: Sabar, karna aku sangat sadar, bahwa ini adalah yang terbaik dari Allah, dan cuma Dia yang tau, apa yang terbaik buatku. Kalaupun aku ditakdirkan sakit, maka aku adalah orang yang dipilih Dia karna aku mampu menghadapi semua ini.
Semoga, seandainya aku bisa ikhlas menghadapi sakitku ini, maka ini bisa jadi berkah buat aku dan bisa untuk sedikit menghapus dosa-dosaku pada-Nya. Amin.

Masyarakat Skoliosis Indonesia

Alhamdulillah telah terbentuk ‘Masyarakat Skoliosis Indonesia (MSI)’ secara konsep. Kenapa secara konsep, karena fisiknya saat ini masih membutuhkan daya usaha untuk mendirikannya. Oleh karena itu, buat semua pembaca yang berminat untuk bergabung dengan kita untuk mendirikan wadah ini sangat diharapkan bantuannya. Baik itu bantuan materi maupun non-materi. Wadah ini nantinya akan berupa wadah social yang menyediakan informasi yang benar dan jelas mengenai skolisosis, menggalang dana untuk membantu para penderita skoliosis yang mengalami kesulitan ekonomi, biro konsultasi , juga berencana mengadakan acara seminar dan fun day untuk menyebarluaskan informasi tentang penderita skoliosis dan acara silaturahmi untuk mempererat rasa kekeluargaaan anggota MSI.

Selain itu, dengan wadah ini diharapkan masyarakat dapat concern juga terhadap masalah skoliosis, bayangkan di departemen kesehatan aja belum ada yang concern tentang skoliosis. Oleh karena itu, ayoooo…..semua….baik itu penderita, orang tua&keluarga, dokter&tim dari kesehatan, dan masyarakat yang concern terhadap skoliosis mari kita bersama mendirikan wadah ini, dari kita dan untuk bersama. Dalam upaya untuk mendirikan wadah ini, kami para perintis sangat membutuhkan dukungan dari semua. Hal pertama bagi siapa yang ingin mendukung gerakan ini, dapat register di http://skoliosisindonesia.freeforums.org. Dan saat mendaftar diharapkan dapat mengisi data selengkap-lengkapnya, yaitu alamat, no telepon, email. Serta mengirim informasi dengan judul Database Penderita Skoliosis Indonesia dengan isi :

Nama : …

Umur : …

Derajat Kemiringan : …

Pertama kali mengetahui terkena skoliosis :

Keluhan terhadap skolisosis :

Status Kesehatan (sudah operasi/belum/ikut pengobatan lainnya):

ke ratih.amelia@gmail.com, dan jika ada foto rontgen terakhir sebagai attachment. Hal ini dimaksudkan untuk menghimpun informasi mengenai jumlah penderita skolisosis dan follow up selanjutnya. Informasi ini nantinya akan dijadikan sebagai dasar untuk membuktian kepada pemerintah bahwa kita, sebagai penderita skoliosis juga perlu mendapat perhatian, dan SKOLIOSIS BUKAN AIB, GA PERLU MALU, TAKUT,… DAN SKOLIOSIS BISA DISEMBUHKAN.

sumber:  Ratih’s Blog

« Entri lama

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.